Pengalaman Mengurus STNK yang Hilang Di Jogja

  • 16
Pada tanggal 14 Januari 2013  kami kehilangan STNK motor dalam perjalanan dari Purworejo menuju kota Jogjakarta. Diperkirakan hilang disekitaran kota Wates. Yang ada hanya perasaan panik bercampur dengan emosi ketika mengetahui dompet STNK yang biasanya bergelantungan di kunci motor tiba tiba hilang. Kami mencoba menelusuri sepanjang jalan jatuhnya STNK. Akan  tetapi hasilnya nihil,kemungkinan STNK sudah ditemukan pejalan kaki. Kemudian saya kembali ke Jogja dengan perasaan yang kacau dengan sang pemilik motor,mengingat pajak motor itu sudah harus diperpanjang.


Saya langsung searching di Google dengan kata kunci "Mengurus STNK yang hilang" ,disana mbah google menampilkan banyak sekali artikel yang membahas tata cara mengurus STNK hilang,isinya pun beragam. Sebagian artikel menyebutkan jika STNK yang hilang memakan biaya yang sangat banyak jika melalui calo,ada sebagian artikel juga yang menyebutkan jika pengurusan STNK bisa dikerjakan sendiri tanpa harus melalui calo dan pastinya dengan biaya yang relative terjangkau. Saya pun tertarik untuk mencoba mengaplikasikan salah satu artikel yang menyebutkan bahwa pengurusan STNK hilang di daerah jogjakarta relative mudah dan terjangkau,tanpa menelan biaya banyak. Maaf ya,disini saya cuma berbagi pengalaman selama mengurus STNK di Kota Yogyakarta tidak ada maksud untuk mengurangi rizki bapak bapak yang berprofesi sebagai calo pengurusan STNK. Toh rizki sudah ada yang ngatur,tergantung bagaimana kita meminta dan berusaha :D

Oke hal pertama yang harus anda lakukan ketika anda mengalami hal yang sama dengan saya,adalah "JANGAN TERLALU PANIK!" karena semua masih bisa kita atasi selagi ada niat dan usaha.

Yang perlu disiapkan:
  1. Foto Copy STNK
  2. BPKB Asli + Foto Copy (Kalo BPKB anda masih berada di bank atau masih berada di pihak ketiga mintalah surat keterangan dari pihak terkait,yang menyatakan keberadaan BKB anda)
  3. Indentitas Diri (KTP/SIM),sebagai pelapor di Polsek.
  4. Indentitas atas nama yang tertera di STNK maupun BPKP.
  5. Siap uang :D 
Dan Berikun Kronologi:
  • Saya menuju ke polres terdekat untuk membuat laporan kehilangan. Untuk mendapatkan surat kehilangan dari Polsek ini sangat mudah kok.Disini saya datang ke Polsek Jetis,pelayanannya Istimewa,ramah-ramah,dan tanpa dipungut biaya sepeserpun,mungkin ditempat lain dikenakan biaya administrasi.
  • Setelah mendapatkan surat keterangan  dari Polsek, maka langkah selanjutkan kita diharuskan memasang iklan di koran dan radio. Disini saya memakai paket dari Koran Merapi dan KR Radio yang ada dijalan Mangkubumi,biaya: Rp.20.000
  • Setelah mendapatkan surat pengantar (surat laporan kehilangan) dari polsek dan kwitansi pasang iklan saya meluncur ke Samsat Sleman,dengan berkas berkas yang sudah saya siapkan sebelumnya.
  • Karena di Samsat untuk cek fisik kendaraan,maka kita diwajibkan bawa kendaraan yang STNK nya hilang.
  • Nah di Samsat,saya menuju loket cek fisik,untuk mendapatkan Formulir saya dikenakan administrasi Rp.15.000.
  • Setelah mendapatkan Formulir untuk cek fisik,saya minta tolong ke petugas untuk menge cek kan nomer mesin kendaraan saya,di sini saya kena biaya administrasi lagi sebesar Rp.5.000,sebenarnya kalo kita bisa mengerjakan sendiri tidak perlu bayar tips 5.000 ke petugas, berhubung saya tidak tau menahu soal mesin kendaraan ya lumayan lah daripada saya harus ngutek utek motor sendiri,ngasih tips 5.000 saja saya sudah bisa duduk manis sambil ngutak utek hape.
  • Setelah pengecekan selesai formulir yang sudah diisi,saya masukkan lagi ke loket,dan tunggu pemanggilan sambil nyruput kopi hitam manis yang tersedia di sebelah barat.
    tidak gratis lho ya.....
  • Urusan cek fisik kendaraan sudah selesai,kemudian saya meluncur ke kantor Samsatnya untuk legalisir semua berkas,tempatnya di bagian belakang sendiri,disini kita tidak dikenakan biaya administrasi. Alias Gratiss...
  • Sesampainya di Loket,saya dikerubuti berjibun orang yang menawarkan diri untuk mengurus STNK saya,dengan biaya Rp. 450.000,waw....
  • Untuk mendapatkan formulir di Loket 1B dikenakan biaya 50.000 untuk kendaraan roda 2 atau motor,sementara untuk mobil dikenakan biaya 75.000.
  • Formulir dari loket 1B sudah saya dapatkan, waktunya untuk mengisi formulir.Ketika melihat kolom-kolom yang penuh pertanyaan dan jawaban yang harus diisikan, saya agak bingung,beruntunglah ada jasa dari bapak-bapak yang bersedia membantu mengisikan formulir saya,biaya nya seiklahsnya kok,yang intinya : "Daripada sedikit kagak ikhlas mending banyak tapi ikhlas".
  • Formulir sudah selesai di isi,kemudian saya menuju ke loket 3B. Untuk masukkan Formulir,tunggu pemanggilan.
  • Saya pun dipanggil,dikasih surat jalan,karena proses pembuatan duplikat ini tidak instan,saya diharuskan menuggu 15 hari untuk menerima Duplikat STNK nya.
  • 15 Hari kemudian saya datang lagi ke Samsat,lagsung menju ke loket 3A,setelah mendapatkan pemanggilan saya menuju ke loket Administrasi,berhubung saya sekalian mebayar pajak tahunan,jadi saya membayar lagi sebesar 150.000. Ingat 150.000 ini bukan uang yang harus dibayarkan untuk mengurus STNKnya melainkan pajak tahunan nya. Jadi untuk mengurus STNK yang hilang,sebenarnya mudah dan biaya yang kita keluarkan relativ lebih ringan dibandingkan kita menggunakan jasa calo.
jadi semua biaya yang harus saya keluarkan adalah sebagai berikut:
  1. Biaya iklan di Koran dan Radio ........... Rp .20.000
  2. Biaya cek kendaraan ............................Rp. 15.000
  3. Tips buat petugas cek fisik ....................Rp.   5.000
  4. beli formulir diloket 1B .........................Rp.50.000
  5. tips buat ngisi formulir ...........................Rp.  5.000
    jumlah ..................................................Rp. 95.000
*Biaya diatas belum termasuk parkir kendaraan sama biaya perpanjangan pajak pertahun nya ,mungkin biaya ini akan berbeda dari wilayah lainnya.

Demikan pengalaman saya ketika mengurus STNK yang hilang di Samsat Sleman.

16 komentar:

  1. repot juga ya ngurusnya.. salam kenal

    http://oldsunday.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. @obat herbal tbc Memang lumayan repot sih,cuman kalo kita urus sendiri kan tidak memakan biaya yang begitu mahal. Salam kenal juga,terimakasih atas kunjungannya......

    BalasHapus
  3. terima kasih bung atas infonya, ini motor ane plat jakarta (B) ehh...STNK nya malah hilang..ribet gak ya, kalo plat nya luar jogja..maklum beli motor second dri jakrta dlu..fotocopyny jga gk ada..mau hubungi pemiliknya di jakarta jga susah..jadi serba susah dehhh...

    BalasHapus
  4. itu harus di iklankan di koran dan radio ya?

    BalasHapus
  5. @eno farhani Di koran sama di rado sob,kalo di jogja murah kog,20 rb udah dapat iklan radio plus koran

    BalasHapus
  6. @OPIX DARUTwaduh setauku kalo plat B ngurusnya juga harus di jakarta boss...

    BalasHapus
  7. sangat membantu,terima kasih infonya mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas,makasih atas kunjungannya

      Hapus
  8. Mas kalo bpkb masih di dealer gmna? Makasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa aja mas,nanti minta foto copy atau surat keterangan dari dealer nya...

      Hapus
  9. Makasih sangat mmbantu, besok senin ane mau urus sendiri dah, makasih infonya mas, oh ya samsat di jogja dmna ya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di jalan magelang itu mas...

      Hapus
  10. Kalo tidak punya foto kopi stnk yang hilang bagaimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa diganti dengan fotocopy BPKB bro...

      Hapus
  11. maaf mas itu yg ambil formulir di loket 1b (yg bayar 50rb untuk motor) itu formulir apa ya? formulir untuk apa ya?
    terimakasih sebelum nya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu formulir untuk pendaftaran pencetakan stnk nya mas,jadi itu adalah formulir terakhir yang masuk ke loket utama di samsat.

      Hapus

Terimkasih jika sobat mau meninggalkan komntar untuk post ini,Insyaalloh saya akan berkunjung ke Blog sahabat.